
An article regarding Sapto Djojokartiko”s 2011 Bridal Collection was published in the June 2011 issue of Elle Indonesia. Below are the excerpts of the “Ivory Tale” article written by Yoland Handoko from the magazine:
Melalui koleksi terbaru lini bridal-nya, Sapto Djojokartiko berusaha untuk lebih peka dalam memerhatikan keinginan perempuan. Yoland Handoko mencoba untuk menjabarkannya.
Rasanya kemahiran Sapto dalam berkarya tak perlu diragukan lagi. Kejelian matanya dalam melihat siluet tubuh perempuan, serta perhatian extranya terhadap detail membuat setiap perempuan terlihat begitu anggun dalam balutan gaun rancangannya. Lahir dan tumbuh besar di kota Solo yang kaya akan tradisi klasik memang memberi banyak pengaruh kepada estetika Sapto dalam merancang busana. Tidak terkecuali dengan 24 buah gaun pengantin yang dipertunjukannya di sebuah event Bridal Week yang diselenggarakan awal April lalu.
Terbagi dalam tiga kategori, yakni kebaya, cheongsam dan gaun international, desainer bersahaja ini berusaha menangkap mimpi setiap kaum perempuan di hari besar mereka. Craftmanship berkualitas prima hadir dengan barisan gaun kebaya yang, walaupun bertabur payet, namun tetap terkesan ringan berkat pemakaian embellishments berwarna senada.
Untuk kategori gaun cheongsam, Sapto mencoba bereksperimen dengan bahan hasil teknik lace on lace sebagai pengganti satin ataupun sutera. Absennya kristal dan payet di deretan busana etnik Tionghoa tersebut membuat gaun terlihat simpel namun tetap elegan. Pengerjaan serupa juga terlihat pada koleksi gaun international. Premise sang desainer akan busana pengantin yang lebih dinamis dihadirkan dengan gaun-gaun detail draperi bertumpuk dengan aplikasi kancing jamur slots online yang tersusun secara diagonal.
Melalui sudut pandangnya, Sapto menginterpretasikan tren minimalis dengan membidik calon mempelai yang mendambakan pernikahan yang lebih fleksibel. Karena menurutnya, gaun pernikahan tidak harus selalu berhiaskan bebatuan berharga. Kudos for that!



Sapto Djojokartiko is one of the judges for Elle Styling Contest 2011 that was held on Friday, April 22nd 2011 at Senayan City atrium as a part of Women’s Week’11 (click here to view the previous post about it) along with Fashion Editor of Elle Indonesia, Anindita Saryuf and actress/drummer, Titi Sjuman. Click on each pages above to read the full “Magic In Fashion” article written by Intan Kalih.
Before the Elle Styling Contest final was held last April, Elle Indonesia held a workshop at ESMOD Jakarta earlier with Sapto Djojokartiko and Anindita Saryuf as the speakers and also the judges for the “Hyperreality” themed styling contest on the same event on March 19th 2011. Click the image below to read the article.
